Tapanuli Selatan — Personel Brimob Batalyon C melaksanakan kegiatan pengamanan dan pendampingan pembangunan hunian sementara (huntara) serta infrastruktur desa di wilayah Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik, yakni Desa Napa, Desa Garoga, dan Desa Aek Ngadol, pada Selasa (24/02/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob Batalyon C melaksanakan patroli pengamanan di sekitar area pembangunan huntara Desa Napa, pengawasan perbaikan jalan raya Desa Garoga, serta membantu pembangunan teras depan huntara di Desa Garoga.
Patroli pengamanan difokuskan pada lokasi pembangunan huntara di Desa Napa guna memastikan proses pembangunan berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan huntara yang direncanakan sebanyak 252 unit telah mencapai progres 216 unit, sementara 36 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Selain itu, personel Brimob turut melakukan pengawasan terhadap perbaikan jalan raya Desa Garoga yang dikerjakan menggunakan dua unit alat berat jenis motor grader. Proses perataan jalan telah selesai dilaksanakan dan siap digunakan kembali oleh masyarakat.
Pada sisi lain, personel Brimob juga membantu pembangunan teras depan huntara Desa Garoga sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan penyediaan fasilitas layak bagi warga. Meski masih dalam tahap pengerjaan, kegiatan ini diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai rencana.
Danton Penugasan Ops Aman Nusa II, Ipda Leonardo Marbun menyampaikan bahwa keterlibatan Brimob dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir dan mendukung pemulihan serta pembangunan pascabencana.
“Kami tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga mendampingi dan membantu langsung proses pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Harapannya, masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari hunian dan infrastruktur yang sedang dibangun,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Brimob Batalyon C menegaskan perannya sebagai bagian dari unsur pengamanan sekaligus mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperlancar proses pembangunan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara di wilayah terdampak.












Social Plugin