Aksi kekerasan kembali mengguncang wilayah Hamparan Perak. Seorang warga bernama Amirul Mukminin, anak dari Luddin, menjadi korban pengeroyokan brutal yang terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.
Peristiwa itu berlangsung di waktu yang seharusnya menjadi momen aman bagi masyarakat. Namun, sore itu berubah mencekam ketika korban diduga diserang oleh seorang pria berinisial A (33) bersama sekelompok orang. Tanpa ampun, korban mengalami kekerasan fisik hingga menyebabkan cedera pada bagian hidung dan mengeluarkan darah.
Usai kejadian, korban bersama orang tuanya segera melaporkan insiden tersebut ke Polsek Hamparan Perak. Pihak kepolisian langsung melakukan visum terhadap korban sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui melarikan diri. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait motif pengeroyokan.
Namun di balik kejadian ini, muncul keresahan yang lebih besar di tengah masyarakat. Warga menilai meningkatnya tindak kriminal di wilayah tersebut tidak terlepas dari dugaan maraknya peredaran narkoba yang semakin merajalela.
“Situasi ini makin meresahkan. Kami berharap aparat tidak hanya menangkap pelaku, tapi juga membongkar akar masalahnya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat kini mendesak perhatian serius dari Polda Sumatera Utara untuk turun langsung menindaklanjuti kondisi keamanan yang dinilai semakin memburuk. Mereka berharap langkah tegas dan terukur segera diambil agar rasa aman dapat kembali dirasakan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan kriminalitas bukan hanya soal pelaku, tetapi juga tentang bagaimana negara hadir melindungi warganya dari ancaman yang terus mengintai.
