Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi Turut Berduka Cita atas Wafatnya Driver Ojol dalam Tragedi Barracuda Brimob






MEDAN – Kabar duka mendalam menyelimuti masyarakat setelah wafatnya seorang driver ojek online di Jakarta yakni saudara kami alm Affan Kurniawan, dalam tragedi mengenaskan akibat tergilas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob saat aksi demonstrasi berlangsung.








Menyikapi musibah ini, Pengasuh Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya serta turut berbela sungkawa kepada keluarga korban.



“Kami dari keluarga besar Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi turut berduka cita atas kepergian almarhum. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, serta tragedi serupa tidak terulang lagi,” ungkap Mas’ud Silalahi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/8/2025).



Keprihatinan atas Tragedi Kemanusiaan



Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi juga menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan tragedi kemanusiaan yang harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama aparat penegak hukum.

“Driver ojol adalah pejuang nafkah yang menghidupi keluarga dengan penuh perjuangan. Sangat menyedihkan ketika nyawa seorang pencari nafkah melayang karena kesalahan dalam prosedur pengamanan,” lanjutnya.



Dorongan Evaluasi dan Transparansi



Selain menyampaikan belasungkawa, Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar pengamanan unjuk rasa, termasuk penggunaan kendaraan taktis.

“Polri harus bertindak tegas, transparan, dan adil. Jika ada unsur kelalaian atau kesengajaan, pelakunya wajib diproses hukum, bukan hanya sekadar sanksi etik. Keadilan bagi korban dan keluarganya adalah amanah kemanusiaan yang harus ditegakkan,” tegas Mas’ud.



Ajakan untuk Mendoakan Korban



Di akhir pernyataannya, Rumah Qur’an Mas’ud Silalahi mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam, untuk mendoakan almarhum agar husnul khatimah serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Terang Muhammad Mas'ud Silalahi selaku Pimpinan Pengasuh Rumah Qur'an Mas'ud Silalahi (TIM)