BELAWAN, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Medan, Sumatera Utara, menggelar operasi gabungan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memperkuat pengawasan orang asing di wilayah kerja Imigrasi Belawan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk mengatakan, pengawasan keimigrasian dilakukan di wilayah Kabupaten Deli Serdang sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing
Kegiatan itu dilaksanakan bersama Forkopimda sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan pengawasan keimigrasian, kata Eko di Medan, Kamis (17/09/2026).
Hasil Operasi Gabungan
Eko menjelaskan, operasi gabungan tersebut dilakukan di beberapa perusahaan:
1. PT TBA: Petugas menemukan delapan orang warga negara China. Berdasarkan pemeriksaan dokumen, lima orang menggunakan izin tinggal terbatas (ITAS) dan tiga orang menggunakan izin tinggal kunjungan (ITK) untuk pemasangan dan perbaikan mesin yang disponsori oleh PT TBA.
2. PT KKM dan PT GWY:* Di PT KKM, petugas menemukan sembilan warga negara China, terdiri dari enam orang menggunakan ITK dengan penjamin PT KKM, sedangkan tiga orang lainnya menggunakan ITK dengan penjamin PT GSA.
> Berdasarkan pemeriksaan bersama Forkopimda, tidak ditemukan adanya penyalahgunaan izin tinggal karena administrasi dan kegiatan yang dilakukan telah sesuai," ucapnya.
Petugas juga memberikan edukasi kepada pihak perusahaan agar tetap menaati peraturan yang berlaku di Indonesia.
Sesuai Arahan Dirjen Imigrasi*
Pelaksanaan operasi gabungan pengawasan Keimigrasian ini juga sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, dalam memperkuat pengawasan keimigrasian terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing.
Pengawasan yang dilakukan secara kolaborasi diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran serta mendukung semangat 'Imigrasi untuk Rakyat' yang mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah Indonesia, katanya.
Imigrasi Belawan berkomitmen untuk terus melaksanakan pengawasan keimigrasian secara optimal, profesional, dan terukur sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kerja.

